Postingan

UNTUKMU

Hidup memang tak semudah meneguk air dalam gelas. Hari-hari didalamnya pun tidak selalu indah, bahkan jauh dari kata sempurna. Layaknya langit yang tak selamanya biru. Layaknya laut yang tak selamnya tenang. Layaknya tumbuhan yang tak selamanya berbunga dan berbuah. Terkadang kita perlu belajar pada semesta. Mengambil   hikmah disetiap kejadian. Merenung panjang tentang makna kehidupan, juga arti dari tujuan diri diciptakan. Sesekali menoleh kebelakang bukan untuk mengulang kisah namun mengambil pelajaran untuk terus berjalan ke depan. Menjadi pribadi yang sungguh-sungguh bukan pilihan tapi keharusan. Bukan berarti tidak pernah lelah dan ingin menyerah. Lagi dan lagi untuk mecapai sebuah tujuan tidak semulus melaju di jalan tol. Jika lelah, istirahat sejenak untuk tetap berpijak. Jika ingin menyerah, ingat tujuan awal dari perjalananmu. Tidak peduli seberapa beratnya menghadapi badai kehidupan, kita harus menyelesaikan apa yang pernah kita mulai. Ada sebuah ungkapan bahwa “Us...

AKU

Terkadang  untuk mengungkapkan sebuah rasa amat sangat sulit melalui ucapan, tapi  dalam tulisan semua terasa ringan. Rasa bahagia akan lebih berkesan jika aku menulisnya,  tak jarang juga amarahku reda hanya dengan menuangkan dalam tulisan. Saat sedih juga sama, banyak goresan kata yang  lahir dari air mata dan sakit hati. Bagiku, menulis adalah waktu berhargaku untuk berdamai dengan diri sendiri. Mungkin karena aku bukan terlahir dari keluarga romantis oleh sebab itu susah berucap tentang apa  yang hati rasakan. Entahlah, bagiku banyaknya aturan, larangan yang ayah berikan untukku juga kelembutan dan omelan khas ibuku itu adalah definisi romantisku. Bagaimanapun juga setiap keluarga punya cerita sendiri. Aku bahagia terlahir dengan apa adanya aku. Aku bahagia memiliki kehidupan yang aku jalani sekarang. Aku nyaman menjadi  aku, diriku. Kehidupan mengajariku  banyak hal. Diantaranya adalah pengorbanan. Puluhan tahun merantau  bukan waktu yang...